Selasa, 10 Oktober 2017 - 11:01:38 WIB
KOMODITAS PERKEBUNAN : DMSI Gagas Hari Sawit Indonesia
Diposting oleh : Humas PTPN V
Kategori: Sawit - Dibaca: 56 kali

MEDAN—Dewan Minyak Sawit Indonesia tengah mencari tanggal yang tepat untuk dipilih sebagai Hari Sawit Indonesia, guna mendorong dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap tanaman komoditas yang memiliki nilai strategis itu.

Dewan Minyak Sawit Indonesia kini tengah mencari masukan dari pemerintah dan stakeholders lainnya terkait gagasan Hari Sawit Indonesia ini.

Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Derom Bangun mengatakan gagasan untuk mencari tanggal yang tepat untuk dipilih sebagai Hari Sawit Indonesia ini telah dibahas oleh pengurus sejak enam bulan yang lalu.

"Kita lihat sawit memiliki peranan yang cukup besar dalam perekonomian. Lalu peran sawit bagi petani juga besar. Karena itu, kami berpendapat ini perlu (Hari Sawit Indonesia) untuk mendorong dan menggelorakan Sawit di Tanah Air" kata Derom Bangun kepada sejumlah media di Medan, Senin (9/10).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Asmar Arsjad dan Sekjen Gapki Sumatra Utara Timbas Ginting. Hadir pula perwakilan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan yakni Kepala Bidang Penelitian Edy Sigit Sutarta, Ketua Kelompok Peneliti Pengolah Hasil dan Mutu Donald Siahaan dan Ketua Tim Percepatan Oil Palm Science Techno Park Suroso Bahutomo.

Menurut Derom, pengurus DMSI bekerja sama dengan PPKS untuk mencari tanggal yang tepat. Berdasarkan data pustaka yang diarsip sejak masa sebelum kemerdekaan di PPKS, lanjut Derom, tanggal penanaman pohon kelapa sawit komersial yang pertama adalah tanggal 18 November 1911 di Pulu Raja, Kabupaten Asahan, Sumut, dengan modal sebesar 500 franc.

"Tanggal yang ditemukan itu telah dibahas pengurus DMSI bersama Direktur PPKS di Jakarta Jumat pekan lalu. Perkebunan di Pulu Raja ini (sekitar 220 kilometer dari Medan) berlanjut sampai sekarang dan saat ini milik PTPN IV. Pada waktu yang hampir bersamaan, juga dilakukan penanaman pohon sawit di Sungai Liput," tegas Derom.

Dia menegaskan berdasarkan arsip pustaka dan penelitian oleh PPKS tersebut maka pihaknya meyakini 18 November adalah tanggal yang paling tepat untuk dipilih sebagai Hari Sawit Indonesia.

"Adanya Hari Sawit diharapkan membangkitkan semangat dan kesadaran akan peran Kelapa sawit. Sekarang ini kesadaran masyarakat belum meluas" tambah Asmar.

Mencari Data Lain

Kendati demikian, lanjut Derom, pihaknya juga tidak ingin gegabah sehingga mencari masukan data lain mengenai tanggal yang tepat. Saat ini, DMSI tengah berkirim surat kepada 12 instansi dan swasta untuk menggali masukan dan data lain.

Ke-12 instansi dan swasta tersebut adalah Kementerian Pertanian, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan Asosiasi Anggota DMSI. Selain itu, PT. Perkebunan Nusantara (Holding), PT. Socfindo, PT. Tolan Tiga Indonesia, Rektor IPB, Rektor Universitas Sumatera Utara, Rektor Universitas Gajah Mada dan Kepala LIPI.

"Kami minta sumber lain, apakah ada arsip lama yang relevan. Kami tunggu masukan dan tanggapan mereka sampai 20 Oktober ini. Kalau bisa tahun ini disahkan dan kami akan meminta pemerintah melalui Kementerian Pertanian untuk mengesahkannya," tutur Derom.

Apabila telah ditetapkan tanggal yang tepat, jelas Derom, acara peresmiannya diusulkan dilakukan di PPKS Medan yang memiliki bangunan bersejarah.

"Dengan adanya Hari Sawit, ada Hari tertentu yang dapat digunakan untuk mendorong semangat seluruh pemangku kepentingan memajukan industri Sawit ke arah yang Makin sesuai dengan kepentingan bangsa," pungkas Derom.

Sumber:http://jakarta.bisnis.com/read/20171010/452/697408/komoditas-perkebunan-dmsi-gagas-hari-sawit-indonesia




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Garuda Cyber Garuda Cyber Grab SEO Garuda Cyber Grab SEO Garuda Cyber Cyber4rt Garuda Cyber Cyber4rt Garuda Cyber Maharga Maharga Maztren Maztren