Minggu, 12 April 2015 - 09:53:45 WIB
UMRI Jajaki MoU dengan PTPN V
Diposting oleh : Humas PTPN V
Kategori: Ekonomi & Bisnis - Dibaca: 3936 kali

Jajaran Rektorat Universitas Muhammadiyah Riau, mengunjungi PTPN V. Tujuannya untuk bersilaturrahim dan menjajaki peluang-peluang yang dimiliki oleh masing-masing pihak untuk bekerjasama.

 

Bertempat di Ruang Hang Jebat Kantor Pusat, 13 orang jajaran Rektorat UMRI yang dipimpin oleh Wakil Rektor I dr Taswin Yaqub, diterima langsung oleh Diretur SDM/Umum PTPN V Syamsul Rizal Lubis dengan didampingi Kepala Bagian Sekretaris Perusahaan Romadka Purba, Kepala Bagian SDM Andhy Darma, Kepala Bagian Kesehatan dr Heddy Lubis, Kaurs HLKHI Friando Panjaitan, beserta jajaran.

 

Dalam sambutannya, Direktur SDM/Umum memperkenalkan diri dan jajarannya, serta menyampaikan ringkasan company profil PTPN V. Syamsul juga mengucapkan terimakasihnya kepada pihak UMRI yang telah datang berkunjung ke kantor perusahaan.

 

Menjawab hal tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik dr Taswin Yaqub menyatakan penghargaan dan apresiasinya yang mendalam atas penerimaan dan kerahamtamahan Top Manajemen PTPN V dalam menerima kedatangan mereka.

 

“Saya mewakili rekan-rekan UMRI, berterimakasih sekali atas penerimaan Bapak dan jajaran, sungguh sebenarnya kami merasa malu, baru dapat bersilaturrahim saat ini, padahal sudah tujuh tahun UMRI berdiri”, buka Taswin yang ternyata memiliki sejarah panjang dengan Perusahaan, dimana saat ini dia tercatat masih bekerja sebagai dokter honor di rumah sakit Nusalima Pekanbaru.

 

“Adapun kedatangan kami kemari, adalah guna menyampaikan beberapa harapan, terkait kerjasama-kerjasama yang dapat kita sepakati untuk kemajuan kedua belah pihak”, katanya lagi sembari mempersilakan jajarannya untuk menyampaikan aspirasi dan saran masing-masing.

 

Seperti halnya Dekan Fakultas Ekonomi Zul Azmi, menyampaikan kondisi Fakultas Ekonomi UMRI yang concern melakukan penelitian-penelitian yang berhubungan dengan Perkebunan.

“Maka kami berharap, dapat melakukan Kuliah Kerja Nyata/KKN dengan pola praktek di PTPN V, guna mendapatkan aplikasi secara langsung terkait teori dan praktek. Misalnya terkait bagaimana cara menghitung Harga Pokok. Hal ini akan semakin menambah wawasan dan kompetensi SDM Mahasiswa”, harapnya.

Disebutkannya pula, untuk jangka panjang UMRI mempunyai visi untuk menjadi incubator bisnis di Riau.

 

“Untuk itu UMRI menggalakkan Teknopreneurship, yakni upaya untuk memberdayakan mahasiswa agar bermental wira usaha/berfikir, berprilaku, dan bertujuan menjadi entrepreneur, melalui pengembangan-pengembangan kreatifitas UKM”, terangnya lagi.

 

Lain hal nya dengan harapan Wakil Rektor II (Bidang Keuangan) – Baharuddinyangmengharapkan dapat bermitra dengan Perusahaan.

“Saat ini UMRI sudah memiliki 5.000 mahasiswa. Sedangkan pembangunan berbagai fasilitas pendidikan yang dimiliki UMRI saat ini, menggunakan dana bantuan dari Pihak seperti Bank. Sehingga kami berharap juga dapat dibantu dari dana CSR Perusahaan untuk pembangunan fasilitas pendidikan”, sebut Baharuddin.

“Dan kami juga sangat berharap, dapat dibantu hibah alat atau mesin bekas dari Perusahaan untuk laboratorium kami”, tambahnya lagi.

 

Sementara itu, Abrar Riswan dari Pimpinan Rekayasa Teknologi, menawarkan kepada Perusahaan untuk melaksanakan penelitian yang bertujuan mengolah limbah Pabrik PKS PTPN V menjadi biofuel. Menurutnya, bila kedepannya hal ini dipandang over cost, dapat saja ditujukan perubahannya ke bio solar.

“PTPN V memiliki potensi yang sangat besar di bio massa. Dan sepengetahuan kami, terkait rencana pembangunan biogas di PKS Sei Pagar, khususnya untuk kolam IPAL II, memiliki potensi di konversi sedemikian rupa untuk menjadi energy terbarukan”, ucap Abrar.

“Untuk itu, besar harapan agar dapat menjalin MoU dan kerjasama berkelanjutan dengan Perusahaan terkait peluang-peluang tersebut”, katanya sambil menginformasikan bahwa beberapa waktu yang lalu pihak UMRI telah berjumpa dengan unsur Manajemen Perusahaan di Bagian P2TI untuk membicarakan hal ini.

Menjawab hal tersebut, Direktur SDM Umum sebelum memberikan tanggapannya, juga memberi gambaran kondisi terkini dari harga komoditas utama Perusahaan, baik Sawit dan Karet.

“Harga karet sudah dua tahun terakhir jatuh. Sedangkan sawit, tren-nya belakangan juga menurun. Hal ini mendorong Perusahaan untuk terus melakukan peningkatan kinerja dan efisiensi di segala bidang”, terang Syamsul.

“Selanjutnya apa yang sudah disampaikan, seperti untuk magang, praktek, penelitian, dan lain sebagainya, sudah diakomodir dan dilayani oleh Perusahaan”, sebutnya.

“Untuk penawaran kerjasama Penelitian, khususnya terkait pengelolaan limbah menjadi energy terbarukan, pihak UMRI sudah menempuh jalan yang tepat dengan telah menjalin hubungan/berkomunikasi dengan Bagian Teknis terkait yakni Bagian P2TI”, kata Syamsul lagi.

“berbicara mengenai bantuan, adapun CSR Perusahaan nilainya tidak begitu besar yang bersumber dari maksimal 2% laba bersih Perusahaan. Untuk itu bantuan yang diberikan Perusahaan sifatnya juga terbatas dan selektif”, ucapnya.

Dan untuk rencana MoU, Perusahaan pada prinsipnya welcome dan mempersilakan pihak UMRI untuk mengajukan penawaran dalam bentuk draft MoU kepada PTPN V”, tutup Syamsul.

Sumber : http://publik.bumn.go.id/ptpn5/berita/13203/UMRI.Jajaki.MoU.dengan.PTPN.V




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)